Filed Under:  Jabar-Banten

Libur panjang, Pengunjung Anyer Meningkat 90%

26th March 2012   ·   0 Comments

Serang (KabarPublik) – Tingkat kunjungan wisatawan ke Pantai Anyer Kabupaten Serang, Banten meningkat hingga 90 persen, jika dibandingkan libur akhir pekan biasanya.

Hal ini menyusul adanya libur panjang selama tiga hari, bertepatan dengan perayaan hari raya nyepi bagi umat Hindu, mulai hari Jumat (23/03/2012).

“Hampir semua obyek wisata yang ada di Anyer sudah dikunjungi ribuan wisatawan jabodetabek dan lokal di Banten. Tapi jumlah pengunjungnya baru meningkat 90 persen,” kata Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang Sukirman kepada KabarPublik, Minggu, (25/03).

Menurut Sukirman, peningkatan kunjungan wisatawan terlihat dari tingkat hunian sejumlah hotel di kawasan wisata Anyer sudah banyak dihuni sejak hari Kamis (22/03/2012) serta kunjungan wisatawan umum lainnya yang saat ini menikmati libaran.

“Pengingapan Hotel Patra Anyer saja sudah hampir terisi semuanya, mungkin kalau Sabtu dan Minggu, seluruh kamar hotel yang ada di Anyer sudah terisi semua hingga mencapai 100 persen,” ujarnya.

Ramainya wisatawan berkunjung ke kawasan pantai Anyer dan sekitarnya, lanjut Sukirman, lebih disebabkan faktor cuaca yang cukup baik sehingga tidak begitu menghambat para wisatawan untuk menikmati liburannya. “Hanya saja, para pengunjung wisatanya banyak yang mengeluhkan kerusakan jalan kawasan pantainya. Karena dari arah Cilegon menuju Anyer, mengalami kerusakan berat,” tuturnya.

Sukirman menambahkan, kerusakan jalan pada jalur wisata Anyer, tidak hanya menghambat dan mengancam keselamatan para pengunjung. “Kami minta kepada pemerintah untuk segera mempercepat perbaikan jalannya. Jika kerusakan jalan dibiarkan terus, berpotensi menurunkan jumlah pengunjung wisatanya,” pintanya.

Sementara, Pelaksana tugas (Plt) Kepala DBMTR Provinsi Banten Sutadi mengatakan, saat ini pihaknya sudah mempersiapkan perbaikan jalan provinsi. Sedangkan untuk perbaikan jalan nasional, pihaknya mulai melakukan perbaikan dengan tambal sulam. Adapun untuk pembangunan jalan permanen masih menunggu kesiapan Kementrian Pekerjaan Umum (Kemen PU). Karena jalan tersebut merupakan kewenangan Kemen PU melalui Sakter di Banten.

“Untuk sementara waktu perbaikan jalannya dilakukan dengan cara tambal sulam. Kami akan berusaha semaksimal mungkin agar perbaikan jalur wisata dan ruas jalan lainnya segera direalisasikan,” pungkasnya.(Nasrudin)

Readers Comments (0)


Comments are closed.

Click here to add Widgets