Filed Under:  Headline News

Gedung Pendidikan IPB Senilai Rp 98 M, Diresmikan Mendikbud

27th April 2012   ·   0 Comments

Dramaga, Bogor (KabarPublik) - Gedung pendidikan ruang kuliah bersama IPB di Kampus IPB Dramaga akhirnya diresmikan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhammad Nuh pada Jumat (27/4).

 Muhammad Nuh mengatakan, pelajar yang memiliki kesempatan untuk berkuliah di IPB harus merasa bersyukur, karena tidak semua orang memiliki kesempatan berkuliah IPB. Menurutnya, IPB memiliki peranan besar dalam pengembangan sektor pertanian di Indonesia.

“Pertanian adalah sumber utama pembangunan bangsa. Karena pertanian sumber pembangunan ekonomi nasional,” katanya.

Sementara itu, Panitia Pelaksana Pembangunan, Erizal mengatakan, gedung senilai Rp 98,341 milyar ini terdiri dari dua lantai dan merupakan replika dari gedung utama Kampus IPB Baranangsiang yang peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Presiden RI Soekarno.

“Gedung ini dibangun diatas ahan 8000 meter persegi, untuk bagian depannya kita buat menyerupai gedung IPB Baranangsiang. Ini merupakan replika dari gedung kampus IPB Baranangsiang,” katanya.

Menurut Erizal, gedung pendidikan kuliah bersama memiliki 26 ruang kelas dengan total kapasitas 2.500 mahasiswa, aula dengan kapasitas 400 orang, ruang adminitrasi, ruang dosen bimbingan dan konseling serta ruang sekretariat persatuan orang tua mahasiswa (POM). Gedung tersebut juga dilengkapi laboratorium penelitian rayap yang terdiri atas dua lantai dimana lantai pertama terdapat fasilitas penelitian dan lantai dua untuk administrasi.

“Selain itu gedung ini juga memiliki laboratorium satwa primata yang dibangun dengan mengikuti kaidah internasional. Selain itu, dedung kuliah bersama ini juga dilengkapi fasilitas tenis lapangan yang berada di lokasi yang direncanakan pada master plan sebagai area olah raga”, paparnya.

Ditemui ditempat yang sama, Rektor IPB Prof Herry Suhardyanto menyebutkan dengan diresmikannya gedung yang merupakan replika dari pembangunan gedung IPB Baranangsiang menjadi momentum kebangkitan kembali pendidikan pertanian Indonesia. Karena tidak bisa dipungkiri pembangunan gedung kampus IPB Baranangsiang pada 27 April 1952 menjadi tonggak sejarah pertanian Indonesia.

“Dengan diresmikannya gedung ini semoga IPB bisa terus melahirkan sarjana-sarjana pertanian yang berkualitas sebagaimana yang diamanatkan oleh Bung Karno dalam mengembangkan sektor pertanian kita,” tandasnya. (wb)

Readers Comments (0)


Comments are closed.

Click here to add Widgets