Filed Under:  Nasional

Agus Sukamto: Penting Pencerahan Politik dan Kesadaran Berbangsa Bagi Masyarakat

27th June 2012   ·   0 Comments

Malang (KabarPublik) – Lebih dari 500 warga di enam kecamatan di Kabupaten Malang Jawa Timur, mulai Selasa (26/06) hingga Senin (02/07), mengikuti seminar politik dan wawasan kebangsaan yang diselenggarakan oleh enam lembaga Swadaya Masyarakat yakni LSM HARMONI, Yayasan Asy Suhada, Yayasan Al-Ichsan, LSM Karya, LSM DIMENSI dan Progressive Course. Kegiatan yang dilakukan di aula pertemuan desa atau kecamatan itu mendapat respon positif dari masyarakat, terbukti dengan antusiasme peserta yang hadir.

“Seminar ini dapat membangkitkan rasa nasionalisme masyarakat. Harusnya penataran-penataran semacam P4 seperti dulu dapat dilakukan kembali. Sehingga kita dapat terus merekatkan dan mengamalkan Pancasila,” ujar seorang kepala desa peserta seminar yang disampaikan kepada Direktur Pendidikan Politik Dalam Negeri Kemendagri, Drs H Endang Kusmayadi.

Masyarakat dari enam kecamatan  di kabupaten Malang itu diberi ceramah dan pemahaman dengan tema wawasan kebangsaan  dan Peran Tokoh Masyarakat dalam Menciptakan Stabilitas Politik yang Kondusif di Daerah. Hadir menjadi narasumber selain Drs H Endang Kusmayadi dari Kesbangpol Kemendagri juga para narasumber lain seperti Drs Asyaro Kahean unsur akademisi, Drs Agus Sukamto M.Si dari unsur pengamat politik, dan juga Dra Nies K, M.Si dari Kantor Kesbangpol Kab Malang.

Dalam kesempatan tersebut Endang Kusmajadi, yang mewakili Direktur Jenderal Kesbangpol Kementerian Dalam Negeri mengatakan, kondisi dinamika kehidupan politik bangsa harus disikapi dengan keuletan dan ketangguhan agar mampu mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi  dan mengatasi berbagai tantangan, ancaman serta gangguan yang datang dari dalam maupun luar negeri.

Endang juga memberi apresiasi kepada LSM yang bekerjasama dengan pihak Kemendagri dalam menyosialisasikan wawasan kebangsaan kepada masyarakat. Hal tersebut dinilai dapat membangkitkan semangat masyarakat, khususnya generasi muda dalam wawasan kebangsaan yang dibingkai dalam empat pilar UUD 1945, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Dia berharap kegiatan tersebut jangan hanya seremonial saja dapat diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Mudah-mudahan, lebih banyak lagi lembaga swadaya masyarakat yang mau bekerjasama dengan Kemendagri untuk melaksanakan kegiatan seperti ini. Karena ini menjadi tugas dan tanggungjawab kita bersama,” imbuhnya.

Kegiatan yang diprakarsai enam lenbaga swadaya masyarakat tersebut, bekerjasama dengan Direktorat Kesbangpol Kemendagri ini di hadiri 500 peserta yang terpisah merupakan warga Kabupaten Malang.

Menurut Budiono Djarot dari Progressive Course yang melaksanakan kegiatan di kecamatan Pakisaji mengatakan, upaya untuk mempertahankan persatuan dan kesatuan hanya dapat terwujud,apabila segenap komponen bangsa dan Negara memiliki komitmen serta konsisten dengan UUD 1945.

“Setiap warga Negara harus memiliki kesadaran dalam kesatuan perbedaan atau bhinneka Tunggal Ika,“ ujar Budiono.

Selain itu lanjut Budiono, kesadaran berbangsa dan bernegara di tengah-tengah kehidupan masyarakat ini untuk lebih mendorong warga agar lebih dewasa berdemokrasi,saling membantu satu sama lainnya,dan nisenantiasa menjunjung tinggi supremasi hukum serta menghormati HAM. Pada kesempatan tersebut Budiono juga menyatakan, permasalahan bangsa yang begitu besar tidak mungkin dapat diselesaikan secara parsial, sendiri-sendiri.

Sementara Drs H Agus Sukamto, M.Si salah satu narasumber yang juga ketua DPD LSM FORPUBLIK Jawa Timur menyatakan, pendidikan politik dan wawasan kebangsaan kepada masyarakat sangat penting, sebagai proses pembelajaran dan pemahaman tentang hak dan kewajiban. Juga tanggung jawab setiap warga Negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.  “Kita menaruh keprihatinan kepada kondisi masyarakat yang mulai menurun rasa nasionalismenya,” ucapnya.

Menurut Agus, kegiatan tersebut tak lain sebagai salah satu agenda program sekaligus pendidikan politik bagi masyarakat. “Apabila dipercaya oleh Dirjen Kesbangpol, kita akan terus melakukan kegiatan ke berbagai daerah di Indonesia. Sehingga dapat memberi pencerahan politik dan wasbang ke daerah-daerah lain.  Setiap kegiatan  seminar diikuti minimal 75 warga dari berbagai kalangan masyarakat,” katanya. | ric

Readers Comments (0)


Comments are closed.

Click here to add Widgets