Filed Under:  Kab. Bogor

Dinkes Canangkan Kabupaten Bogor Sehat 2013

7th June 2012   ·   0 Comments

Cibinong (KabarPublik) – Bertempat  di Hotel taman Cibinong 2 Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor  menggelar  pertemuan dan pembinaan para kader dan tokoh masyarakat pada kegiatan pemberdayaan masyarakat dan promosi kesehatan. Sekaligus evaluasi program Desa Siaga yang forumnya sudah terbentuk sejak 2006 silam. Peserta tampak serius mendengarkan paparan dari beberapa narasumber yang hadir pada acara itu.

Acara dibuka Kadinkes Kabupaten Bogor, drg Tri Wahyuharini, yang akrab dipanggil dr Yayu oleh wartawan itu, menyampaikan, Desa Siaga aktif harus terus digalakkan karena akan mengarah pada kabupaten sehat, yang programnya sudah digulirkan. Target pencapaiannya diharapkan pada 2013 benar-benar bisa tercapai. Karena menurutnya akan diikutkan pada penilaian untuk tingkat provinsi.

“Kegiatan pemantauan dan pembinaan kader forum desa siaga ini dirasa perlu dilakukan untuk bisa mewujudkan program Kabupaten/Kota Sehat. Sesuai yang telah dicanangkan”, terang Yayu.

Ia menambahkan, harapannya agar kabupaten Bogor bisa masuk nominasi, bahkan menjadi juara kabupaten/kota sehat. serta optimis dengan forum yang ada hal tersebut dapat terwujud.

“Tentunya dengan dukungan semua pihat, baik dari unsur pemerintah daerah melalui SKPD-SKPDnya, organisasi kemasyarakatan, ormas, lsm, unsur mahasiswa dan unsur –unsur lain, insya Allah,” imbuhnya kepada wartawan kabarpublik disela-sela acara.

Sebagai narasumber pada acara tersebut diantaranya promkes dinkes Provinsi Jawa Barat, Bapeda Kabupaten Bogor dan dari Dinkes Kabupaten Bogor sendiri.  Dinkes Provinsi memaparkan tentang kebijakan Desa Siaga, dibawakan oleh Dedeh Hadianti, yang intinya dia menjelaskan untuk menuju Kabupaten/Kota sehat itu diawali dari desa siaga dulu.

8 Indikator pokok disebut Desa siaga pokok, yaitu:

1         . Belajar 9 tahun

2         . Angka melek huruf

3         . Pendapatan perkapita Domestik

4         . Angka kematian bayi per-1000 KH

5         . Angka kematian balita per-1000 KH

6         . Angka kematian Ibu melahirkan per-100-000 KH

7         . Adanya RTRW

8         . Program dana sehat dan jaminan sosial nasional bagi masyarakat miskin.

Lebih lanjut Dedeh menambahkan lebih ke arah tekhnis pelaksanaan dan tahapan-tahapan penilaian yang akan dilakukan oleh tim dari provinsi.

Sementara dari Bappeda, Ir Eni Sriwahyuni  memaparkan mengenai kebijakan Kabupaten/kota sehat serta dari Promkes Dinkes Kabupaten Bogor dr Sri, menyimpulkan dan menjelaskan lebih ke arah implementasi Kabupaten sehat, evaluasi Desa siaga, PHBS, dan Posyandu. | denis

Readers Comments (0)


Comments are closed.

Click here to add Widgets